Jose Mourinho: Sinar Ibrahimovic Tetap Terang

Granplaneta.com – Penyerang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic diberitakan akan segera menyudahi karir sepak bolanya dikastah tertinggi. Menanggapi hal ini, Manajer Manchester United (MU), Jose Mourinho memberikan komentar tentang perjalanan Karier Ibrahimovic.

“Saya adalah manajer Ibra saat dia berusia 29 tahun di Inter Milan. Kami tidak bisa menghentikan waktu, dan bagi pemain, waktu sangat berarti. Ibra tahu itu, dia tahu bahwa pada level tertinggi, dia berada di akhir kariernya, tapi mimpinya, keinginannya, adalah selalu mengakhiri kariernya di level tertinggi bersama MU,” tutur Mourinho seperti dilansir Soccerway.

“Dan, dengan menggunakan kata-kata yang selalu dia ulangi, saya rasa dia bisa melakukannya. Dia hanya perlu merasa sangat senang dengan lututnya, dengan kondisinya dan saya pikir dia bisa melakukannya.” Mourinho menyakini.

Ibrahimovic yang bergabung bersama Manchester United pada tuhun 2016, memberikan penampilan apik diawal debutnya dengan menjadi mesin gol terbanyak di Man. United kala itu, namun catatan apik itu tidak terulang musim ini, Ibrahimovic musim ini dirundung cidera lutut parah belum lagi Ibrahimovic kini telah berusia 36 tahun.

Kendati demikian, Mourinho tetap menyakini jika pemain jangkung itu bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya hingga akhir musim. Dan bisa menghakhiri karir seperti yang dia impikan.

“Sebagai pemimpin di ruang ganti, sebagai pemimpin di lapangan, sebagai pemain berkualitas di lapangan, saya pikir Ibra bisa melakukan itu. Dia pantas mendapatkannya dan saya di sini untuk membantunya melakukan itu,” tegas Mourinho.

Dalam laga lanjutan Liga Inggris, Manchester United dijadwalkan akan menghadapi Stoke City di Stadion Old Trafford.

Tekad Besar Harry Kane, Hentikan Dominasi Messi dan Ronaldo

Granplaneta.com – Pesepakbola profesional Inggris yang berposisi sebagai striker, Harry Edward Kane atau Harry Kane berhasil membuat rekor baru tahun lalu dengan mengalahkan jumlah gol dari Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid).

Mengetahui catatan ini, Harry Kane mengaku bangga dan akan berusah untuk bisa mengulang rekor tersebut di setiap tahunnya. Harry Kane tahun lalu berhasil mencatatkan rekor dengan menjadi top skor di antara pemain lain dari lima liga top Eropa. Kane mencetak 56 gol untuk klub dan timnas pada 2017 sedangkan Messi (54) dan Ronaldo (53).

Harry Kane juga diharapkan akan menjadi pemain pertama yang menghentikan kekuasaan Messi atau Ronaldo dalam perebutan Ballon d’Or sejak satu dekade terakhir jika pada tahun 2018 rekor Kane terulang kembali.

“Messi dan Ronaldo telah menjadi pemain bagus selama sepuluh tahun terakhir ini, dan mendominasi sepak bola dan memang benar demikian. Mereka akan menjadi dua pemain terbaik yang pernah ada,” tutur Kane kepada ESPN.

“Untuk bahkan berada di atas sana dan mengalahkan mereka adalah sesuatu yang aku banggakan. Bagiku, ini tentang melakukannya setiap tahun Tidak hanya mengalahkan mereka, tapi juga memenangkan banyak piala seperti yang mereka lakukan.”

“Aku telah mengorbankan sebagian besar waktu, apalagi dengan jadwal permainan. Anda datang, berlatih, bermain, sembuh, beristirahat. Itu adalah kehidupan pesepakbola. Aku tidak mengeluh Ini adalah sesuatu yang suka aku lakukan. Tapi Anda mungkin kehilangan bagian sosial dari hidup Anda. Tidak semua pemain melakukan apa yang aku lakukan,” Kane menyudahi.

Di Liga Inggris Harry Kane berhasil menjadi top skor sementara dengan torehan 18 gol, dan bisa membuat Tottenham bertengger di posisi kelima klasemen sementara.

Mendapat Tuduhan Dari Jose Mourinho, Antonio Conte Meminta Bukti

Granplaneta.com – Dua pelatih terkenal dari dua klub besar, Jose Mourinho dan Antonio Conte kini sedang terlibat konfik. Konflik ini terjadi setelah Mourinho memberikan sebuah pernyataan menuduh kepada Conte. Konflik perang mulit ini semakin panas setelah Conte yang tidak menerima tuduhan dari Mourinho meminta untuk membuktikan tuduhan atas dirinya.

Jose Mourinho yang mengungkit masa lalu suram Conte menjadi dalang dari konflik ini. Mourinho menuduh Conte terlibat dalam pengaturan skor di Liga Italia yang membuat dirinya dihukum selama empat bulan. Mendengar masalah yang telah lalu itu kembali diungkit oleh Mourinho, Antonio Conte pun merasa kesal dengan tingkah laku Mou.

Menanggapi ini bahkan Antonio Conte akan mengadakan pertemuan pribadi hanya dengan Jose Mourinho, saat laga yang mempertemukan Chelsea dan United akan terjadi.

“Kapan pertandingan Chelsea melawan United? Kami bisa bertemu di sebuah ruangan yang di dalamnya hanya ada saya dan dia. Saya ingin mendengar apa maksud komentarnya tersebut. Saya tidak tahu apakah dia siap bertemu dan berbicara berdua,” tutur Conte.

Perang panas komentarpun semakin menjadi-jadi setelah Conte melontarkan beberapa ejekan kepada Jose Mourinho. Conte menyebut jika mantan pelatih The Blues adalah seorang yang kerdil dan tak belajar dari pengalaman.

“Saya ingat saat dia menyinggung Claudio Ranieri karena bahasa Inggris-nya dan ketika dipecat dia mengenakan kaus Ranieri. Mourinho adalah palsu dan itu menunjukkan bahwa dia manusia kerdil. Dulu seperti itu dan di masa depan juga akan demikian,” pungksas Conte.

Roberto Firmino: Virgil van Dijk Memberi Dampak Positif Untuk Liverpool

Granplaneta.com – Liverpool yang berhasil memengankan perburuan atas Virgil van Dijk sekaligus memecah rekor pembelian bek termahal ternyata tidak sia-sia. Virgil van Dijk yang telah resmi manjadi pemain Liverpool ini mendapat pengakuan dari salah satu pemain bintang The Reds, Roberto Firmino. Menurut Firmino kehadiran van Dijk membawa dampak positif bagi tim.

Bahkan Firmino menyakini tidak akan jadi waktu lama bagi van Dijk untuk masuk stater dari Liverpool. van Dijk yang bermain di zona pertahanan Liverpool dipercaya akan menambah kuat pertahanan dari Liverpool.

“Dia benar-benar bek yang bagus. Sangat sulit ketika harus menghadapinya di lapangan. Van Dijk adalah pemain yang kuat baik duel udara maupun tekel-tekelnya yang mematikan. Ia benar-benar pemain yang memiliki kualitas tinggi,” kata Firmino kepada Liverpool Echo, Kamis (4/1/2018).

Tidak hanya mendapat kepercayaan dari Roberto Firmino, van Dijk juga mendapatkan kepercayaan dari publik Leverpool, apalagi diketahui jika van Dijk akan menggunakan nomer punggung 4 yang tidak lain adalah nomer punggung dari Sami Hyypia, sang Legenda Liverpool.

Didatangkan dengan harga mahal dari Celtic diharapkan Virgil van Dijk mampu membawa Liverpool kepuncak kejayaan. van Dijk sendiri diperkirakan akan betah bermain bersama The Reds.

“Saya rasa ini sesuatu yang psikologis ketika anda diberi nomor seorang legenda klub. Tapi dia sudah menunjukkan bahwa dirinya orang hebat dan bisa memenuhi harapan fans Liverpool. Saya yakin kami akan bermain lama di sini,” pungkas Firmino.

Juan Mata: Saya Tidak Puas Berbagi Poin Dengan Leicester City

Granplaneta.com – Pekan ke-19 Premier League, mempertemukan Manchester United menghadapi Leicester City, pertandingan tersebut berakhir dengan imbang 2-2. Namun, ada yang merasa tidak puas dengan hasil tersebut. Gelandang Manchester United, Juan Mata, mengaku tidak puas dan menganggap hasil imbang kontra Leicester City sama saja dengan mendapat kekalahan.

Juan Mata mencetak dua gol kegawang Leicester City dalam laga tersebut, dan membuat The Red Devil unggul. Namun, harapan itu pupus karena Harry Maguire berhasil mencetak gol peneimbang di menit akhir pertandingan. Hasil ini sontak membuat Mata kesal dan merasa tidak puas hanya membawa satu poin ke Old Trafford.

“Entah mengapa kami selalu kesulitan setelah mereka mencetak gol. Rasanya sama seperti mengalami kekalahan. Seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan ini dengan mudah. Kami sudah bermain baik, tapi harus puas dengan hasil ini,” kesalnya.

Bukan tanpa alasan Mata kesal mandapat hasil imbang, karena guna memperkecil jarak dengan The Citizens semua pertandingan yang dijalani The Red Devil harus berakhir dengan kemenangan. Mata juga menambahkan, dirinya akan coba intropeksi dan melakukan perbaikan agar kesalahan yang sama tidak terjadi dua kali.

Manchester United sendiri kini terpaut 13 poin dari sang pemuncak klasmen. Jarak poin ini juga menjadi yang terbanyak sejak era persaingan kedua tim ini di Premier League.

“Kami harus segera bangkit dari hasil ini. Apa yang kami alami di atas lapangan menjadi tanggung jawab bersama sebagai tim. Baik saat kalah, atau pun menang. Aku tidak ingin membahasnya lagi,” tegas Mata.

Psikolog Komentari Sikap Romelu Lukaku

Granplaneta.com – Penyerang Manchester United, Romelu Lukaku, tidak melakukan celebration saat dirinya berhasil mencetak gol. Menanggapi hal ini Psikolog Olahraga, Phil Johnson, angkat bicara. Menurutnya sikap Lukaku terkesan tidak menghargai rekan setimnya.

Romelu Lukaku yang dibeli oleh Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu, performanya dinilai kurang apik dan terkesan kurang produktif. Sempat bermain bagus diawal musim, namun performa Lukaku terus menurun. Tercatat dalam 14 pertandingan hanya 2 gol yang Lukaku sumbangkan untuk The Red Devil.

Dinilai Johnson tinggah laku Lukaku ini, menggambarkan sikap dari Manajer Jose Mourinho yang kecewa dengan penampilan Lukaku.

“Perilaku Romelu Lukaku mencerminkan Jose Mourinho. Saya juga tahu manajemen tim Belgia. Lukaku adalah seorang pemain muda, seperti Anthony Martial, yang membutuhkan dukungan. Jika dia bermain untuk Pep Guardiola, dia akan memiliki hubungan yang sama sekali berbeda dengan yang dia dapatkan dari Mourinho,” ucap Johnson seperti dilansir Soccerway.

“Lukaku membutuhkan bola untuk mencetak gol. Lihatlah Radamel Falcao saat ia pergi ke United dan dia hanya mencetak beberapa gol, kemudian kembali ke Monaco dan dia adalah pencetak gol terbanyak. Di Everton mereka bermain untuk Lukaku, tapi mereka tidak melakukan itu di United, meski startnya cukup bagus.”

“Saya pikir Lukaku tidak merayakannya sama saja dengan tidak menghormati rekan setim dan dirinya sendiri dan ini mencerminkan pendekatan manajernya,” Johnson melanjutkan.